Recomended Website

http://kaosgrosiran.net
Tampilkan postingan dengan label inggris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inggris. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Februari 2014

Sejarah Penamaan Kaos Raglan

Tersembunyi satu hal menarik dari salah satu jenis kaos yang ada di pasaran saat ini, dan mungkin kita cukup familiar dengan jenis kaos yang satu ini, yaitu kaos raglan. Kaos yang menonjolkan perbedaan warna pada bagian lengan dengan bagian tubuh ini memiliki sejarah tentang asal muasal dari mana penyematan nama “Raglan” itu diberikan. Memang, diantara jenis kaos lainnya, ada kaos polos, kaos sablon, kaos kerah, penamaan pada semua jenis kaos tersebut menyesuaikan dengan model dan bentuk kaosnya. Berbeda dengan kaos “Raglan” yang bisa dibilang sama sekali tidak menggambarkan isi dari bentuk kaosnya.

Jelas saja demikian, karena nama “Raglan” sendiri diambil dari seorang serdadu Inggris, yang bernama Fitzroy James Henry Somerset sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa di masa hidupnya. Dan nama “Raglan” itu adalah nama dari sebuah desa di inggris, desa di mana Fitzroy James Henry Somerset berasal. Fitzroy james ini dikenal sebagai serdadu yang tidak kenal lelah. Bagaimanapun keadaan yang dialaminya ia tetap melanjutkan perjuangan guna membela negaranya di kala masa peperangan ketika itu.

Misalnya sewaktu terjadi peperangan antara Inggris dengan Prancis. Peperangan yang dikenal dengan perang waterloo ini mengakibatkan Fitzroy james mengalami 5 tusukan luka pada bagian lengan kanannya, hingga akhirnya lengan kanannya harus diamputasi. Namun, walaupun begitu, keadaan itu sama sekali tidak menyurutkan semangat Fitzroy james untuk terus bertempur membela negaranya.



Karena semangat juang yang tinggi tersebut, ia kemudian di percaya memegang salah satu jabatan administrasi di pemerintahan Inggris saat itu, dengan lengan kirinya ia kembali harus beradaptasi untuk bisa menulis guna mengerjakan tugas-tugas pemerintahan. Lagi-lagi ia melakukannya dengan tekun tanpa putus asa dan kenal rasa lelah. Berkat jasa-jasanya yang memberikan kontribusi yang penting bagi negaranya, oleh kerajaan Inggris ia diberi gelar “The 1st Baron of Raglan” atau “Baron dari Raglan”. Istilah Baron merupakan gelar yang diberikan kerajaan Inggris kepada seseorang sebagai bentuk penghormatan atau apresiasi karena dianggap telah melakukan sesuatu hal yang berjasa untuk negara.



Sedangkan model kaos raglan yang kita kenal saat ini, dengan menonjolkan keunikan pada sisi lengannya, konon katanya itu merupakan model pakaian yang dulunya sering dipakai oleh si Fitzroy james ini. Yang mana, Fitzroy james sangat menyukai memakai mantel dengan model jahitan di bagian lengan, yah seperti pada model kaos raglan. Jadi, untuk mengenang jasa-jasanya terdahulu maka dibuatlah jenis pakaian yang modelnya sama persis seperti apa yang yang disukai oleh si Fitzroy james. Dan pakaian tersebut itulah yang kita kenal sekarang dengan sebutan kaos raglan.

Yah, meskipun kaos raglan terlihat cukup simple bentuknya, namun ternyata dibalik itu semua ada cerita menarik yang terkandung di dalamnya. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Terima Kasih.

Oleh : Roma Doni
Referensi : http://www.mbkaos.com/2012/11/asal-usul-penamaan-kaos-raglan.html
Sumber Photo : Pic 1 : http://rumahproduksiraglan.com/wp-content/uploads/raglan-casual-5.jpg
Pic 2 : http://www.thedignifieddevil.com/pinniped/wp-content/uploads/2013/04/The-Raglan-Shirt.jpg

Kamis, 15 Agustus 2013

“KAOS”, IKONIK SEPANJANG ZAMAN

Tahukah kamu, tentang asal mula kaos?

Baiklah, kali ini saya akan mengulas tentang sejarah kaos yang saat ini sudah tidak mengherankan lagi bagi manusia karena saking banyaknya dijumpai berbagai model dan merek. Di samping itu juga, distro-distro kaos semakin menjamur dengan brand-nya. Kaos merupakan pakaian sederhana yang ringan untuk tubuh bagian atas. Pakaian ini sangat cocok untuk pria maupun wanita, anak-anak maupun remaja atau bahkan bayi.

Kaos atau dalam istilah Inggrisnya t-shirt merupakan seragam tentara angkatan laut Inggris dan Amerika Serikat pada abad 19 hingga awal abad 20. Secara resmi, kosakata kaos atau t-shirt baru dimasukkan dalam kamus bahasa Amerika-Inggris Meriam-Webster’s Dictionary pada 1920. Dahulu, kaos atau t-shirt ini berupa kaos lengan pendek atau sebut saja kaos oblong yang sering dipakai selama perang Spanyol-Amerika Serikat pada tahun 1898. Sebutan t-shirt pun mengacu pada bentuk kaos yang menyerupai huruf “t” dari lengan pendek dan kerah bulat di atasnya atau dikarenakan pasukan militer sering menggunakan pakaian jenis ini sebagai "training shirt".

Tak disangka dari sekadar pakaian dalam tentara, kaos atau t-shirt ini dengan cepat menjelma menjadi produk massal. Maklum, kaos nyaman dipakai terutama saat cuaca panas karena berbahan tipis, terbuat dari katun yang nyaman dan mudah dibersihkan.

Seiring dengan bertambahnya waktu, popularitas kaos kian memuncak. Apalagi sekitar tahun 1951-an terlihat Marlon Brando, aktor ternama Amerika Serikat, mengenakan kaos putih polos yang melekat pas di tubuhnya dalam sebuah adegan film Hollywood A Streetcar Named Desire. Namun saat itu sempat terjadi pro-kontra tentang etika penggunaan kaos tersebut. Bagi kaum yang kontra menganggap bahwa kaos tersebut tidaklah sopan atau terkesan kurang ajar. Akan tetapi, dengan kejadian hal ini, justru membuat anak muda semakin gandrung akan adanya kaos berlengan pendek di atas lengan ini.

Di akhir 1960-an, kaos menjadi lambang ekspresi diri dengan bermacam-macam gambar di depannya. Kaos atau T-shirt menjelma sebagai ikon budaya pop di berbagai era. Bahkan, produk ini terpilih sebagai salah satu benda ikonik dunia untuk dimasukkan dalam kapsul waktu Nickeledeon yang dikuburkan pada 1992. Rencananya pada 2042 kapsul waktu itu akan dibuka. Semoga saja popularitas t-shirt pada tahun tersebut masih berjaya. Namun di era sekarang ini kaos tak hanya berlengan pendek di atas lengan atau sebut saja kaos oblong. Tetapi berbagai model kaos pun semakin kreatif akibat majunya desainer yang menginginkan kenyamanan serta fungsional kegunaannya dalam berbagai aktivitas sehingga semua kalangan dapat memakainya.

Di Indonesia sendiri, kaos atau t-shirt ini baru merambah ke pelosok desa sekitar tahun 1970. Pada saat itu beberapa merek yang terkenal adalah Swan dan 77. Jauh Sebelum tahun 1970, kaos ini dibawa oleh orang-orang Belanda yang notabene pada saat itu kaos termasuk barang mewah karena harganya yang mahal.

Oleh : Wahyu Inayah
Referensi:
Kompas, 18 Juli 2013
http://id.wikipedia.org/wiki/Kaus_oblong