Recomended Website

http://kaosgrosiran.net
Tampilkan postingan dengan label tubuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tubuh. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Juli 2014

Gaya Kaos tahun 80an

Kaos merupakan pakaian yang tidak bisa dilepaskan dari style atau gaya. Pada saat ini, banyak sekali kaos dengan beragam gaya yang unik. Misalnya kaos dengan desain grafis floral yang memancarkan gaya natural yang sangat kuat atau pun kaos tanpa lengan yang memancarkan gaya maskulinitas yang sangat kuat. Kaos distro pun menawarkan style yang disukai oleh kalangan anak muda Perkembangan style atau gaya kaos pun berbeda di setiap zamannya. Di setiap zaman, kaos hadir dengan gaya yang khas tertentu. Gaya kaos tahun 80an tentunya berbeda dengan gaya kaos pada saat ini. Sudah tentu, gaya kaos tahun 80an memiliki ciri khas yang unik. Bahkan menurut beberapa pengamat fashion, gaya kaos tahun 80an booming kembali pada saat ini.

Jika anda bosan dengan gaya kaos pada saat ini atau anda ingin penampilan anda terlihat berbeda, maka anda dapat menjadikan gaya kaos tahun 80an sebagai referensi anda untuk berpenampilan.

Berikut ini adalah ciri-ciri gaya kaos tahun 80an yang dapat menjadi referensi bagi anda untuk berpenampilan

Tampilan warna-warna neon

Dilihat dari sisi warna, gaya desain kaos tahun 80an hadir dengan warna-warna khas neon. Warna neon merupakan warna terang yang sangat kontras dan mencolok. Perpaduan Warna-warna tersebut memberikan kesan dinamis dan enerjik. Pada umumnya, desain dengan warna-warna degradasi memang belum digunakan.

Gambar berikut ini adalah contoh kaos dengan desain warna-warna neon. Warna-warna neon memang identik dengan gaya fashion tahun 80an.



Oversize T Shirt

Dilihat dari bentuk potongan kaos, kaos di tahun 80an memiliki potongan yang unik kaena potongan kaos yang lebih besar dari ukuran tubuh ataupun potongan kaos yang menunjukkan bagian tubuh tertentu. Gaya ini sangat cocok untuk digunakan para wanita. Namun, cocok juga untuk dipakai oleh para pria.
Gambar berikut ini adalah contohnya



Memadukan kaos neon dengan celana berwarna neon

Tidak hanya desain kaos yang berwarna neon. Celana dengan warna-warna neon merupakan tren fashion tahun 1980an. Kaos dengan desain warna-warna neon dengan celana dengan warna-warna neon dapat dikatakan merupakan salah satu ikon fashion tahun 1980an. Gaya ini sangat cocok bagi pria dan wanita.

Dengan memadukan kaos berwarna neon dengan celana berwarna neon, maka akan akan memancarkan kesan 80an yang sangat kental.
Gambar berikut ini adalah contohnya



Kesimpulan

Tahun 80an merupakan suatu periode di mana kaos hadir dengan gaya atau style yang khas dan unik. Bahkan, gaya dan style tahun 80an disebut-sebut kembali menjadi tren saat ini. Tulisan ini membahas beberapa gaya unik kaos khas tahun 80an.

Jika anda ingin penampilan yang berbeda dan unik, maka tidak ada salahnya apabila anda mencoba berpenampilan dengan gaya tahun 80an.

Oleh : Rahadian
*Dari berbagai sumber
Sumber gambar :
http://rlv.zcache.com/corey_tiger_80s_vintage_new_wave_neon_splatter_tshirt-r93c45a2e010e4860b1b1b1500143ffa9_va6lr_512.jpg
https://img0.etsystatic.com/026/0/6863425/il_340x270.587209122_4sxs.jpg
https://img0.etsystatic.com/026/0/6863425/il_340x270.587209122_4sxs.jpg
http://www.theurbanapparel.com/media/catalog/product/cache/1/image/9df78eab33525d08d6e5fb8d27136e95/o/v/oversized_skinny-sleeves_t-shirt.indie_clothing.theurbanapparel-2.jpg
http://imagecache.asos.com/inv/H/23/150/156767/WhiteGreen/image1xl.jpg
http://media-cache-ak0.pinimg.com/236x/63/40/47/634047de8675eef305c5d9303284ebbd.jpg
http://timelessroad.files.wordpress.com/2013/07/skirt.jpg

Senin, 16 Juni 2014

Memilih Kaos Oblong Pria berdasarkan bentuk tubuh Anda

Kaos oblong adalah pakaian yang mudah dan nyaman digunakan oleh siapa pun. Setiap orang sudah pasti memiliki banyak kaos di lemari pakaiannya. Banyak sekali macam-macam kaos oblong yang dapat ditemukan di pasaran.

Salah satu trik untuk memilih kaos oblong yang tepat adalah dengan menyesuaikan bentuk tubuh anda dengan kaos oblong. Dengan menyesuaikan kaos oblong dengan bentuk tubuh anda, maka kaos pun terlihat matching dengan tubuh anda sehingga membuat penampilan anda menjadi lebih berkesan.

Berikut ini adalah beberapa paduan praktis bagi Anda agar dapat memilih kaos yang tepat berdasarkan bentuk tubuh anda sehingga penampilan anda pun menjadi lebih terkesan.

Kaos bagi anda yang bertubuh tinggi kurus dan tinggi gemuk

Jika anda bertubuh tinggi, terlepas apakah anda bertubuh gemuk atau kurus, maka pilihlah kaos oblong berwarna gelap yang memiliki kerah V-Neck. Kaos dengan kerah V-Neck sangat cocok digunakan untuk anda yang bertubuh tinggi. Anda pun dapat memilih kaos yang berjenis raglan. Penampilan anda pun terlihat sangat stylish karena anda menggunakan kaos oblong tersebut.

Gambar berikut ini adalah contohnya. Perpaduan antara tubuh tinggi dengan kaos oblong gelap berkerah V-Neck menghasilkan penampilan yang matching dan terlihat sangat stylish



Kaos bagi anda yang bertubuh pendek gemuk

Jika anda bertubuh pendek, terlepas anda bertubuh gemuk atau kurus, maka pilihlah kaos berwarna terang atau gelap yang memiliki kerah O-Neck. Pilihlah kaos oblong dengan ukuran yang sedikit lebih kecil dari tubuh anda. Kaos oblong tersebut sangat digunakan bagi anda yang berbadan pendek.

Gambar berikut ini adalah contohnya. Kaos oblong berkerah O-Neck terlihat matching dengan tubuh gemuk pendek



Alternatif lain bagi anda dengan tubuh gemuk dan pendek adalah kaos tanpa lengan. Anda dapat menggunakan kaos tanpa lengan baik yang berwarna terang atau pun gelap. Kaos tanpa lengan sangat matching dengan tubuh gemuk pendek. Gambar berikut ini adalah contohnya.



Kaos bagi anda yang bertubuh pendek kurus

Jika anda memiliki tubuh pendek kurus maka hindari menggunakan kaos berwarna terang karena kaos berwarna terang sangat tidak matching untuk tubuh pendek kurus. Pilihlah kaos yang berwarna gelap. Pilihlah kaos yang memiliki kerah O-Neck. Selain itu pilihlah ukuran kaos yang lebih besar sedikit dari tubuh anda.

Gambar berikut ini adalah contohnya



Kesimpulan

Setiap pria tentunya menginginkan penampilan yang berkesan. Salah satu trik untuk membuat penampilan yang berkesan adalah menyesuaikan bentuk tubuh anda dengan kaos yang anda pakai sehingga terlihat matching. Kaos yang matching dengan bentuk tubuh akan membuat penampilan yang berkesan.

Pilihlah kaos yang sesuai dengan bentuk tubuh anda, seperti yang sudah dijelaskan, sehingga penampilan anda akan terlihat berkesan.

Oleh : Rahadian
Sumber Gambar :
http://www.lootlo.pk/wp-content/uploads/2013/12/vblack.png
http://static1.jassets.com/p/Gritstones-Solid-Grey-short-Sleeve-V-Neck-T-Shirt-9194-875882-1-product2.jpg
http://www.aplusgo.com/media/catalog/product/cache/1/image/700x875/0dc2d03fe217f8c83829496872af24a0/f/a/fashion-o-neck-men-letter-print-t-shirt.jpg
http://rlv.zcache.co.uk/352d_special_operations_group_sleeveless_t_shirt-r6e022a82f9f546719d3833de815ea9cc_8nfn4_512.jpg

Senin, 13 Januari 2014

PLUS MINUS KAOS BAGI SI KURUS DAN SI GEMUK

Kaos, siapa tidak mengenal jenis pakaian yang satu ini. Selain nyaman digunakan, kaos juga mampu memberi kesan non formal bagi pemakainya. Salah satu contoh adalah kaos sablon, dengan beragam desain, mulai desain unik dan eksklusif ala desainer brand-brand toko baju ternama yang membuat pemakainya terlihat perlente, hingga desain-desain sederhana yang membanjiri pasar-pasar dan kios kaki lima.

Sebagai konsumen, kita harus cerdas dalam memilih kaos yang sesuai dengan kepribadian dan bentuk tubuh. Bagi pemilik bentuk tubuh ideal dan proporsional, maka beruntunglah! Sebab Anda dapat bebas mengekspresikan diri dengan beragam model kaos yang sedang in. Namun jika bentuk tubuh terlalu gemuk atau bahkan terlalu kurus, Anda harus sedikit berhati-hati dalam berpakaian. Berikut ini beberapa tips dan trik bagi pemilik tubuh kurus dan gemuk dalam berbusana dengan kaos.

Kaos Bagi si Kurus

Bagi Anda pemilik bentuk tubuh kurus, baik pria ataupun wanita, sebaiknya hindari hal-hal berikut ini dalam memilih kaos.

  1. Hindari warna hitam polos ataupun hitam dengan desain terlalu minimalis.

    Kita sering mendengar bahwa warna-warna muram seperti hitam dan abu-abu memiliki efek melangsingkan. Namun jika si kurus tetap ingin memakai kaos berwarna hitam, pilihlah kaos bermotif atau bergambar besar dengan warna mencolok. Dan bagi penyuka model minimalis, pilihlah kaus dengan warna-warna pastel yang sesuai dengan Anda. Hal tersebut dapat menjadi penyeimbang sehingga tubuh yang amat kurus tidak semakin terekspos.

  2. Hati-hati dengan kerah V-neck

    Kerah yang menyerupai huruf V sering kita temukan pada mode bertema urban style. Tapi kerah model seperti ini sungguh tidak enak dilihat pada tubuh orang yang berleher jenjang. Jadi jika Anda seorang yang kurus dengan leher jenjang ataupun bentuk kepala yang mungil, hindari model kerah V-neck. Tetapi jika leher Anda tidak jenjang, mengenakan kaos berkerah V masih aman meski tubuh Anda kurus.

  3. Hati-hati dengan motif teri atau kecil

    Seperti halnya warna hitam, motif kecil yang memenuhi seluruh pakaian juga memiliki efek melangsingkan, sehingga semakin membuat si kurus semakin kurus.

  4. Hindari garis vertikal

    Motif garis vertikal atau memanjang juga memiliki efek melangsingkan, apalagi jika garisnya semakin kecil dengan paduan warna hitam. Jika garis vertikal sangat besar, dengan warna-warni cerah seperti yang sedang tren belakangan ini malah terlihat bagus dikenakan pada si kurus. Motif kotak-kotak dan garis horizontal juga pilihan cerdas, karena memberi kesan ‘berisi’ pada pemakainya.

  5. Jangan terlalu longgar, jangan pula terlalu ketat

    Kecuali daster, kaos yang terlalu longgar akan membuat si Kurus seperti memakai baju yang bukan miliknya, terutama kaos model kelelawar. Sedangkan kaos yang terlalu ketat akan semakin menampilkan tubuhnya yang ‘minus’.

Kaos Bagi si Gemuk

Memiliki tubuh yang gemuk juga tak kalah repotnya dengan tubuh yang terlalu kurus. Banyak yang berkata bahwa memiliki tubuh ekstra mengakibatkan sulit dalam memilih pakaian yang pas, padahal tidak selamanya seperti itu. Di bawah ini adalah beberapa tips memilih kaos agar menjadikan penampilan si gemuk terlihat sesuai dan menarik.

  1. Kurangi pemakaian warna yang mencolok

    Meski tidak harus selamanya memakai warna-warna muram seperti hitam, namun mengurangi warna-warna mencolok dapat membantu mengalihkan pandangan orang lain pada kelebihan berat badan kita. Atau dapat juga mengombinasikan warna kesukaan Anda dengan warna yang netral seperti hitam, putih, cokelat tua atau abu-abu.

  2. Hindari potongan ¾ atau menggantung

    Pilihlah panjang celana, rok dan tangan baju hingga batas mata kaki dan pergelangan tangan. Potongan ¾ dapat memberi efek ‘pendek’ dan membuat bagian kaki atau tangan yang tertutupi menjadi sangat besar. Hal ini tentu tidak baik bagi si gemuk.

  3. Cermat dalam memilih motif

    Hindari motif besar-besar yang terletak di bagian dada, perut, bokong, dan lengan atas. Pilihlah motif besar pada bagian kaki, atau memutar pada rok. Motif teri atau kecil, sangat pas untuk si gemuk. Mulai dari motif bunga, polkadot, kotak-kotak dan sebagainya, namun tanpa kombinasi warna yang mencolok.

  4. Hindari kaus ketat

    Selain tidak sehat, kaos ketat bukan membuat Anda tampak lebih seksi, kaos ketat malah membuat orang-orang jengah melihat bentuk tubuh Anda, hal ini tentu bukan pilihan cerdas dalam berbusana.

Kaos Oblong

Ada satu model kaos yang tak membutuhkan trik-trik di atas, yakni kaos oblong. Kaos longgar berlengan pendek dengan kerah bulat yang satu ini memang istimewa, karena tetap pas dan enak dilihat bagi siapa saja. Baik laki-laki, perempuan, tua, muda kurus, gemuk semua orang tetap terlihat bagus mengenakannya. Hanya sedikit tips bagi pemilik tubuh yang sangat kurus agar tidak memilih kaos oblong berwarna putih berbahan sangat tipis sehingga seolah-olah menerawangkan bentuk tubuh pemakainya. Hal ini tentu tak begitu baik bagi Anda.

Plus minus kaos bagi si kurus dan si gemuk memang dengan mudah dapat diatasi. yang dibutuhkan hanyalah kecermatan dan kecerdasan dalam membeli. Mulai memperhatikan pilihan baju kaos yang akan kita kenakan merupakan cara cerdas guna memaksimalkan penampilan diri secara keseluruhan dan tidak hanya sekedar menjadi followers tren fashion semata.

Oleh : Tika Dwi
sumber gambar: google.com

Senin, 09 September 2013

Mengenal Jenis Bahan Pembuatan Kaos

Kaos yang kita pakai sehari-hari itu terdiri dari beberapa klasifikasi bahan pembuatannya. Kalau anda lebih teliti dalam memakai, biasanya akan terasa perbedaan untuk setiap bahan kaos yang berbeda bahan. Coba sesekali anda mengecek ketika membeli sebuah kaos, sebagian kaos-kaos bermerek kadang mencantumkan untuk jenis bahan apa yang dipakai dalam pembuatan kaos tersebut. Untuk sebagian yang tidak, mungkin akan membuat kita sedikit lebih sulit untuk membedakannya. Perlunya kita mengetahui bahan tersebut demi untuk menyesuaikan bahan kaos seperti apa yang lebih terasa nyaman untuk kita pakai. Karena berbeda-beda bahan tentunya akan berbeda nuansa rasa kenyamanannya pula. Tapi anda tidak perlu khawatir, di bawah ini akan dijelaskan lebih rinci jenis bahan-bahan pembuatan kaos beserta gambar visualnya untuk lebih memudahkan anda dalam memahaminya.

Saat ini bahan pembuatan kaos yang sering digunakan di pasaran antara lain sebagai berikut :

  • Cotton Combed

    Merupakan bahan yang terbuat dari serat kapas alam dengan serat rajutan dan benang lebih halus dan merata karena dibuat melalui proses mesin combing, sehingga akan menimbulkan efek nyaman dipakai, menyerap keringat dan tidak bikin tubuh gerah/panas. Bahan kaos cotton combed ini sangat gampang ditemui tepatnya pada baju-baju kaos polos dan kaos-kaos distro dengan rajutan benang ukuran 20s atau 30s.


  • Cotton Carded
    Kebalikan dengan cotton combed, bahan cotton carded memiliki tekstur serat rajutan dan benang yang sedikit kasar dan tidak merata, cek gambar di atas dan bandingkan dengan gambar cotton combed. di pasaran kaos-kaos yang diproduksi dengan bahan ini biasanya dijual dengan harga murah karena kualitas juga standar. Tapi untuk takaran sebuah kaos tetap layak untuk dipakai, lumayan. Biasa digunakan untuk bahan sweater.




  • Cotton VisCose (CVC)

    Sesuai namanya Cotton dan Viscose, bahan ini adalah perpaduan keduanya dengan komposisi 55% cotton combed, 45% viscose. Jadi efek nyaman juga dapat dari (serat kapas) bahan cotton, campuran viscosenya memperkecil susut pola hingga bahan seperti ini tidak mudah untuk melar.





  • Lacoste dan Pique

    Bahan kaos ini memiliki ukuran ketebalan kain yang tinggi, sangat kuat dan tahan. Memiliki rajutan yang tidak rapat, ada berpola bulat, bertekstur, segitiga dll. Biasa digunakan pada kaos-kaos berkerah seperti Polo shirt, bahannya menimbulkan efek hangat di tubuh dan sedikit agak panas karena bahannya yang tebal.






  • Teteron Cotton (TC)

    Hasil dari pencampuran dua bahan, 35% cotton combed 65% teteron. Komposisi bahan teteron yang mendominasi menyebabkan bahan kaos ini tidak menyerap keringat dan agak panas ketika dipakai. Kelebihannya yaitu pada rajutan benang dengan susut pola yang lebih kecil, kaos dari bahan ini sedikit lebih awet jika dilihat dari ukuran bentuk yang akan bertahan, cocok untuk kaos-kaos promosi.





  • Polyester dan PE

    Berbeda dari lainnya karena terbuat dari serat fiber poly, yaitu bahan kaos yang dibuat dari hasil serat sintesis pengolahan minyak bumi sehingga berupa biji plastik. Bahan ini cocok untuk anda yang berada pada iklim dingin, karena bahan kaos seperti ini membuat efek panas pada tubuh dan tidak menyerap keringat.






  • Hyget

    Pada bahan kaos ini terbuat dari bahan yang sama ‘biji plastik’ seperti pada polyester. Hanya saja, untuk ketebalan yang lebih tipis dari bahan polyester tapi sedikit elastis. Memiliki sifat yang juga sama memancarkan panas di tubuh dan tidak menyerap keringat. Bahan ini dijual sangat murah, tidaklah heran sering dipakai untuk kaos partai politik dalam kampanye-nya.






  • Polar Fleece/ Micro Polar

    Ini merupakan bahan dengan campuran yang paling kompleks terdiri dari cotton, viscose dan polyester. Bentuk bahannya sendiri sedikit kasar dan agak berbulu pada kainnya. Jika dipakai membuat tubuh gerah akibat sifatnya yang tidak menyerap keringat. Tidak cocok dipakai ketika cuaca panas. Sering digunakan untuk jaket dan sweater sedangkan untuk kaos juga ada tapi sangat jarang sekali.




  • Banyaknya bahan-bahan pembuatan kaos di pasaran memungkinkan bagi kita agar selektif memilih bahan kaos yang tersedia. Menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing dengan segala kemanfaatannya. Semoga setelah mengetahui bahan-bahan pembuatan kaos dengan segala efek yang dihasilkannya, memudahkan bagi anda dalam menentukan pemilihan bahan kaos seperti apa yang anda harapkan.

    Oleh : Roma Doni
    Referensi : http://distro.indonesiapunya.com/seputar-kaos-distro/jenis-jenis-bahan-kaos dan berbagai sumber lainnya.
    Sumber Photo : Google.com

    Kamis, 15 Agustus 2013

    “KAOS”, IKONIK SEPANJANG ZAMAN

    Tahukah kamu, tentang asal mula kaos?

    Baiklah, kali ini saya akan mengulas tentang sejarah kaos yang saat ini sudah tidak mengherankan lagi bagi manusia karena saking banyaknya dijumpai berbagai model dan merek. Di samping itu juga, distro-distro kaos semakin menjamur dengan brand-nya. Kaos merupakan pakaian sederhana yang ringan untuk tubuh bagian atas. Pakaian ini sangat cocok untuk pria maupun wanita, anak-anak maupun remaja atau bahkan bayi.

    Kaos atau dalam istilah Inggrisnya t-shirt merupakan seragam tentara angkatan laut Inggris dan Amerika Serikat pada abad 19 hingga awal abad 20. Secara resmi, kosakata kaos atau t-shirt baru dimasukkan dalam kamus bahasa Amerika-Inggris Meriam-Webster’s Dictionary pada 1920. Dahulu, kaos atau t-shirt ini berupa kaos lengan pendek atau sebut saja kaos oblong yang sering dipakai selama perang Spanyol-Amerika Serikat pada tahun 1898. Sebutan t-shirt pun mengacu pada bentuk kaos yang menyerupai huruf “t” dari lengan pendek dan kerah bulat di atasnya atau dikarenakan pasukan militer sering menggunakan pakaian jenis ini sebagai "training shirt".

    Tak disangka dari sekadar pakaian dalam tentara, kaos atau t-shirt ini dengan cepat menjelma menjadi produk massal. Maklum, kaos nyaman dipakai terutama saat cuaca panas karena berbahan tipis, terbuat dari katun yang nyaman dan mudah dibersihkan.

    Seiring dengan bertambahnya waktu, popularitas kaos kian memuncak. Apalagi sekitar tahun 1951-an terlihat Marlon Brando, aktor ternama Amerika Serikat, mengenakan kaos putih polos yang melekat pas di tubuhnya dalam sebuah adegan film Hollywood A Streetcar Named Desire. Namun saat itu sempat terjadi pro-kontra tentang etika penggunaan kaos tersebut. Bagi kaum yang kontra menganggap bahwa kaos tersebut tidaklah sopan atau terkesan kurang ajar. Akan tetapi, dengan kejadian hal ini, justru membuat anak muda semakin gandrung akan adanya kaos berlengan pendek di atas lengan ini.

    Di akhir 1960-an, kaos menjadi lambang ekspresi diri dengan bermacam-macam gambar di depannya. Kaos atau T-shirt menjelma sebagai ikon budaya pop di berbagai era. Bahkan, produk ini terpilih sebagai salah satu benda ikonik dunia untuk dimasukkan dalam kapsul waktu Nickeledeon yang dikuburkan pada 1992. Rencananya pada 2042 kapsul waktu itu akan dibuka. Semoga saja popularitas t-shirt pada tahun tersebut masih berjaya. Namun di era sekarang ini kaos tak hanya berlengan pendek di atas lengan atau sebut saja kaos oblong. Tetapi berbagai model kaos pun semakin kreatif akibat majunya desainer yang menginginkan kenyamanan serta fungsional kegunaannya dalam berbagai aktivitas sehingga semua kalangan dapat memakainya.

    Di Indonesia sendiri, kaos atau t-shirt ini baru merambah ke pelosok desa sekitar tahun 1970. Pada saat itu beberapa merek yang terkenal adalah Swan dan 77. Jauh Sebelum tahun 1970, kaos ini dibawa oleh orang-orang Belanda yang notabene pada saat itu kaos termasuk barang mewah karena harganya yang mahal.

    Oleh : Wahyu Inayah
    Referensi:
    Kompas, 18 Juli 2013
    http://id.wikipedia.org/wiki/Kaus_oblong